GAUL ITU GAK AMBURADUL
“Aaaahhhhhh…..Jedeerrrr!!!!” aku menutup pintu kamarku dengan kasar dan melemparkan tubuhku di tempat tidur, tak aku pedulikan lagi serentetan omelan yang Mama berikan kepadaku hari ini. Aku kesal diperlakukan sebagai anak kecil terus. Aku Rinda Kusumaranti, usiaku 18 tahun lebih 6 bulan, sudah kulewati 17 tahun hidupku dengan mengikuti semua aturan Mamaku tanpa terkecuali. Sekarang aku hanya mau dianggap dewasa sesuai dengan usiaku, toh aku bukan lagi anak SMA ingusan yang kerap diantar jemput ke sekolah. Sekarang aku sudah menjadi seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi ternama di kotaku, itu berarti aku sudah boleh memiliki aturan sendiri. “Kenapa sih Mama selalu seperti itu, kayak gak pernah muda aja, sebeeeelllll, huh!” gerutuku di sela-sela isak tangisku. “Tok..tok..tok..tok.. Rantiiii… buka pintunya Nak, Mama mau ngomong..” “Ranti, Mama ngomong begini bukan berarti Mama gak pernah muda, karena Mama pernah jadi muda makanya Mama bisa ngomong seperti ini ....